RSS

Dispora Sumbar Gelar Pelatihan Kepemimpinan Pemuda


PADANG - Dalam rangka meningkatkan daya saing serta pembangunan pemuda secara holistic mesti mencakupi aspek hard skill dan soft skill. Hard skill merupakan penguasaan ilmu pengetahuan, teknologi dan keterampilan teknis yang berhubungan dengan bidang ilmunya. Sedangkan soft skill adalah keterampilan seseorang dalam berhubungan dengan orang lain (Interpersonal skill) salah satu aspek soft skill adalah kepemimpinan.

Kompentensi kepemimpinan itu menjangkau berbagai aspek kehidupan seorang pemuda dari konteks kehidupan sehari-hari, organisasi, masyarakat hingga pemuda sebagai kader pemimpin masa depan bangsa ini.
Mengingat pentingnya kompetensi kepemimpinaan ini, maka Kementrian Pemuda dan Olahraga RI melalui Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sumatera Barat pada bidang pengembangan pemuda menggelar "Pelatihan Kepemimpinan Pemuda" (PKP) mulai 12 hingga 17 November di Gedung Pramuka Padang.

Pelatihan Kepemimpinan Pemuda (PKP)  yang diikuti 40 orang yang terdiri dari unsur Pengurus Osis tingkat SMA/SMK dan MA, Purna Paskibraka Indonesia (PPI) dan Purna Caraka Muda Indonesia (PCMI) serta perwakilan Kabupaten/Kota se-Sumbar ini menghadirkan narasumber antara lain Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sumbar, Polda Sumbar, Korem 032/Wirabraja, Kajati Sumbar, guru SMAN 7 Padang, dan guru SMAS PGRI 1 Padang.

Narasumber dari Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sumbar yang diwakili Sekretaris Adib Alfikri SE, MSi sekaligus menutup pelatihan ini mengatakan, selama menjalani pelatihan peserta hendaknya dapat mengamalkan dan mempratekkan ilmu-ilmu yang diberikan narasumber dan instruktur pada kehidupan sehari-hari, selain itu jadilah orang yang selalu berproses untuk menjadi yang terbaik,.

Sementara dalam materi yang mengangkat tema "Komunikasi Efektif" Adib Alfikri menyampaikan, kegiatan komunikasi sudah menjadi sebagian kegiatan kita sehari-hari, mulai antar teman/pribadi, kelompok, organisasi atau massa.

Kalau lebih teliti lagi banyak kegagalan dari komunikasi yang kita lakukan. Bisa jadi bentuknya karena tujuan yang kita inginkan belum tercapai. Bukan tujuan komunikasi yang mengedepankan keegoan tetapi tujuan komunikasi yang lebih pada tidak adanya saling kesepahaman, belum bertambahnya informasi, serta ada usaha perubahan tingkah laku pada orang atau teman kita yang terkadang tidak hanya diartikan persetujuan, katanya.

"Kita harus sadari kegiatan komunikasi pada prinsipnya adalah aktivitas pertukaran ide atau gagasan. Secara sederhana, kegiatan komunikasi dipahami sebagai kegiatan penyampaian dan penerimaan pesan atau ide dari satu pihak ke pihak lain dengan tujuan untuk mencapai kesamaan pandangan atas ide yang dipertukarkan tersebut," terang Adib Alfikri

Penanggung jawab kegiatan Kepala Bidang (Kabid) Pengembangan Pemuda, Afrizal Muchtar melalui koordinator kegiatan Iskandar menerangkan, bahwa dari kegiatan ini diharapkan akan lahir pemuda yang memiliki kualitas kepemimpinan handal untuk berkiprah dalam kepemimpinan nasional dan pembangunan nasional secara umum di masa mendatang.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS